Dinas Plus Liburan ke Bali Part 4a (Hotel Jayakarta)

Yaaay..., sampai juga hari terakhir di Bali ini. Oh iya, berhubung ada beberapa hal yang ingin aku ceritakan, jadi part 4 ini aku bagi dua lagi, ya. Hehehe....
Bagi yang belum membaca kisah sebelumnya bisa baca di sini ya

Dinas plus Liburan ke Bali Part 1
Dinas plus Liburan ke Bali Part 2
Dinas plus Liburan ke Bali Part 3

OK, seperti yang pernah saya singgung sebelumnya, kalau hari terakhir ini kami berniat untuk berenang sebelum check out, maka itulah yang kami lakukan. Alhamdulillah banget sih, walaupun tadi malam kami sampai hotel ketika waktu sudah cukup larut, kami masih sanggup bangun pada pagi harinya. Jadi, jam 7 kami sudah siap-siap keluar kamar hotel ini. Tidak lupa kami menukar kartu untuk mengambil handuk.

Oh, iya, pada postingan kali ini, sekalian deh, aku mau sedikit review tentang hotelnya. Jadi, selama 4D3N ini, kami menginap di Hotel Jayakarta Legian. Tapi booking kamar kami tidak langsung berhubungan dengan hotelnya. Kok bisa? Iya, karena kebetulan suami dan aku merupakan member klub Bali selama tiga tahun ini. Jadi Lobby hotel dan Lobby Klub Bali berbeda letaknya. Jangan sampai salah ya. Makanya kami nggak dapat breakfast. Tapi gapapa kok, soalnya kamar fasilitasnya kan lengkap. Bisa masak sendiri.

Wah, apa tuh klub Bali? Mungkin, bagi yang pernah membaca Bali Honeymoon, pasti ngeh deh kalau aku menyinggung tentang klub Bali. Dalam review ini, aku nggak akan mengatakan hal yang negative, karena jujur, selama tiga tahun kami jadi member, tidak ada keluhan, selain iuran tahunan yang mahal. Hahahaha....

Iya, bagi yang memiliki kartu kredit, pasti pernah deh, ada marketing yang nelepon kalian untuk datang di sebuah sesi presentasi dengan iming-iming hadiah voucher menginap di hotel berbintang. Dan berdasarkan pengalaman aku (yang sebelumnya pernah nginap di grup Royal Bali juga, satu grup dengan Karmakandara), hotelnya memang bagus banget. Makanya nggak heran kalau biaya membernya juga lumayan.

Suami memutuskan untuk jadi member, tapi tidak sanggup kalau harus membayar sekian puluh juta untuk 20 tahun. Yep, kontrak 20 tahun. Tentu saja marketingnya terus mengajukan pilihan yang lebih ringan dong, yang 10 tahun, yang 5 tahun, sampai akhirnya yang 3 tahun. Yang 3 tahun ini aja dulu kami kena sekitar 8 juta cash. Tapi nggak harus langsung saat itu juga, bisa dicicil dalam tempo yang ditentukan. Atau bisa langsung minta dicicil.

Nah, berhubung kondisi suami dulu sedang tidak memegang duit cash, kami memilih untuk mencicil selama tiga tahun. Suami sendiri yang memilih. Tapi tentu saja ada bunganya.  Jadi total-total, mungkin kami bisa habis sampai 11 jutaan. Jadi agak rugi sih. Dan itu aku nggak tahu ya, di luar biaya tahunan apa nggak. Makanya, kalau memang tertarik member, mending langsung ambil cash. Oh iya, yang nyebelinnya sih, pas presentasi, mereka itu yang ngotot banget kita harus jadi member saat itu juga. Kalau sudah keluar ruangan, maka penawaran HANGUS. Diiih! Nyebelin kan? Makanya pas penawaran awal, suami menolak. Lalu, pas saatnya mulai tertarik, dan kebetulan ada yang nelepon lagi, yaaa... kita datanglah. Dan rela dengerin sesi presentasi selama 2 jam dengan pura-pura tidak tahu sebelumnya. Licik ya? Abis gimana dong? Sistem marketing mereka yang perlu diperbaiki kali! Ya kan?

Nah, klub Bali ini punya beberapa cabang tempat. Berhubung aku hanya bayar yang 3juta, jadi hanya dapat menginap di sekitar pulau Jawa dan Bali aja. Which is pilihan tempatnya nggak banyak. Pernah dengar musibah longsor 2016 lalu yang menimpa sebuah Vila di kota Bunga Puncak nggak? Nah, itu salah satu tempat yang bisa kami pilih. Sayangnya, pas kemarin mau Ramadan aku dan keluarga bermaksud menginap di sana, vila tersebut masih ditutup. Jadinya pilihan beralih ke hotel yang masuk di grup Accor (iya, suami member Accor juga. wkwkwkwk.... percaya nggak percaya, banyak keuntungannya lho).

Tapiiii.... sekitar dua tahun yang lalu, tahun 2014, aku dan suami pernah membawa keluarga suami dan keluargaku menginap di Klub Bali Anyer. Kalau ditotal ada sekitar 19 orang yang ikut. Aku menyewa 2 kamar. Yang satu 3 kamar, yang satu 2 kamar. Kedua kamar pasti memiliki dapur, lengkap dengan kompor, microwave, oven toaster dan rice cooker. Jadi kalau untuk makan, kami masak untuk menghemat. Selama 4D3N (Jumat-Senin). Sayangnya keluargaku hari Minggunya sudah pulang duluan, karena seninnya anak-anak harus sekolah. Tapi keluarga suami masih tinggal, karena tidak ada anak yang perlu sekolah.

Nah, dari booking saat itu aja, kami bisa habis berapa tuh?

Lalu, setahun yang lalu, sekitar tahun 2015 akhir, tepat ketika event suami selesai di Sanur Kreative Expo, Suami membawa beberapa orang staff event untuk refreshing ke Hotel Jayakarta, Legian. Saat itu booking 2 kamar. Yang satu dengan 1 kamar lebih besar untuk anak laki-laki. Yang satu 1 kamar tipe studio untuk perempuan (karena jumlah perempuannya saat itu hanya bertiga, sedangkan yang laki-laki ada sekitar 5 orang).

Nah, dari booking saat itu aja, kami sudah habis berapa tuh? Jadi, dari dua kali booking ini aja, sebenarnya kami sudah untung.

Berhubung masa member kami sudah habis sejak 2016 lalu, tapi poin kami masih bisa dipakai sampai dengan akhir tahun 2017 ini, jadilah akhir Juli kemarin kami pakai untuk berdua saja. Itu aja setelah kami pakai untuk liburan kemarin masih sisa poin lho. Yang kalau kami tanyakan masih bisa dipakai untuk 3D2N untuk tipe kamar 1BR Studio, tapi hari kerja, yaitu Senin-Rabu atau Rabu-Jumat. Nggak apa-apalah, mau hari apa juga, yang penting masih bisa booking (nggak mau rugi).

OK, nikmati dulu fotonya deh

Lobi Hotel Jayakarta Legian
Lobby Hotel Jayakarta

kolam renang hotel jayakarta
Area Kolam Renang
Di belakangnya itu udah langsung pantai. Asyik ya

hotel jayakarta legian
mejeng depan salah satu apartemen tempat kami menginap

hotel jayakarta legian
kamar-kamar di hotel Jayakarta

video


pantai legian hotel jayakarta
ini dia pantainya

bodyboarding
sewa bodyboarding. Murah kok 30 ribu kalau ga salah
Mainnya juga lebih gampang dari surfing. Aku aja bisa. Hihihihi

Setelah puas main air di pantai dan berenang di kolam renang, kami buru-buru baling ke hotel sekitar jam 11. Karena jam 12 harus sudah check out, kalau telat didenda 200ribu. wew.... Yagapapa, nurut aja. Yang penting puas hari ini ya. Hehehehe....

Setelah check out, suami mau ada meeting di NusaDua (lagi). Tapi itu di postingan berikutnya ya.
So Stay Tune 😘

Komentar

  1. Ooooowwww lobi hotel dan lobi klub Bali itu beda jalur ternyata ya hehehe kasian jadinya ga daoat sarapan deh. Asyik banget menginap di Hotel Jayakarta Legian. Hhmmm udahan deh ceritanya nih dinas ke Bali plus2nya ����

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih ada part 2 nya mbak. Hahahaha

      Hapus
  2. senengnya bisa puas-puas liburan sekalian dinas ya, aku pernah ditawarin jadi member seperti itu, tapi belum tergiur Mbak, belum ada dana untuk membayar jd member seprrti itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. makanya biasanya mereka pasti ngincernya yang pakai kartu kredit, mbak. Sebenarnya kalau aku pribadi enggak bakalan mau, sih, mbak. Makanya pas awal kami menolak. Tapi pas menikmati kamar hotelnya, kok bagus. Makanya pas 2 tahun kemudian kami ditelpon ditawarin lagi oleh marketing yang berbeda, kami dateng lagi, dan minta keanggotaan paling murah, terus dicicil pulak. Hahahaha.... Tapi setelah selesai 3 tahun ini, kami enggak meneruskan member kok

      Hapus
  3. Iya, saya beberapa kali ditawarin karena pakai credit card. Seru liburannya ya, Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mbak, mereka ngincernya memang yang memakai kartu kredit

      Hapus
  4. Tak terbayang dirimu berdua duduk manis nyimak presentasi sampe 2 jam ya, haha... Nanti kalau ke sana lagi, foto dalam room-nya Mba Nin :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Hallooo, senang banget kalian sudah mampir dan memberikan komentar di sini ^^

Popular

Bali Honeymoon Day1

Reality show korea paling mahal "Let Me In"

Under The Sky