Let's Get Lost in Thailand bagian 2

781
Oke, deh! Postingan kali ini saya akan menceritakan hari kedua saya di Phuket. Tapi sebelumnya, saya posting dulu ya itinerary yang sudah saya siapkan.

ITINERARY PHUKET – BANGKOK
16 February 2016 – 20 February 2016

Hari Selasa, 16 February 2016
06.00 - 12.25                        Perjalanan dari Jakarta - Bandara Changi Singapura
12.25 - 16.10                        transit, imigrasi, concierge ( titip tas )
                                             alternatif, jalan-jalan ke orchard road
19.10 - 20.00                        perjalanan bandara Changi - Phuket
20.00 - 20.30                        imigrasi, nunggu minibus penuh phuket - patong
                                             @150 baht
20.30 - 21.30                        tiba di hotel, PL House Patong, 205/7-9 Rad-U-thid200 
                                              pee Rd,, patong Phuket Thailand 83150 +6676342523
21.30 -                                  waktu bebas, makan malam, istirahat


Hari Rabu, 17 February 2016
05.30                                      Shubuh
07.00 - 09.00                          Paradise Beach
09.00 - 11.00                          Kalim Beach
11.00 - 13.00                          Kathu Waterfall
13.00 - 14.00                          Mining House
14.00 - 15.00                          Tiger Kingdom Phuket
15.00 - 16.00                         Wat Suwan Kiriwong
16.00 - 19.00                         Istirahat di Hotel
19.00 -                                   Dinner @Jungceylon Shopping Mall, 
                                               Bangla Boxing Stadium, Banzaan Fresh Market, otop 

Hari Kamis, 18 February 2016
05.30                                      Shubuh
07.00 - 09.30                          patong beach, bebas, packing, check out
10.00 - 12.00                          perjalanan menuju bandara Phuket
12.35 -                                   phuket - bangkok
16.00 - 18.30                         sampai di Hotel Baiyoke boutique Hotel
                                               120/359 Ratchaprarop Road (behind Baiyoke Sky Hotel), 
                                               Rajthevee, Pratunam, Bangkok, Thailand
19.00 -                                   waktu bebas, makan malam, MBK centre, pratunam market
                                               Platinum Mall, 

Hari Jumat, 19 February 2016
05.30                                      Shubuh
07.00 - 16.00                          Emerald Budha, Mansion Vimanmak, Siam Ancient City, 
                                               Wat Pho, Wat Arun, Siam Ancient City, Khaosan Road, 
                                               Emporium Mall, Sukhumvit road
17.00 - 21.00                          Dinner Cruise Bangkok, River city Pier’s Bangkok
                                               The Halal Science Centre Chulangkorn University

Hari Sabtu, 20 February 2016
05.30                                      Shubuh
08.00 - 11.00                         Chatuchak Market
12.00                                      Check Out, concierge
13.00 - 17.00                         Pratunam Market, MBK Centre, Platinum Mall
18.00                                     Bandara Bangkok

20.15 - 24…                          Perjalanan Bangkok - Jakarta                                         

Selain Itin ini, saya juga sudah membuat jalurnya dengan google maps lho, sudah saya print dengan manis kalau-kalau di sana nyasar. Nah, itulah Itin yang sudah saya buat dengan mengerahkan seluruh perhatian saya, dengan penuh cinta kasih, dan pengorbanan nongkrongin laptop seharian buat baca blog-blog orang yang sebelumnya sudah lebih pengalaman dari saya. Tapi pada kenyataannya.... JADWALNYA BERUBAH SEMUAAA! Ini semua karena pria itu! Pria yang sudah LIMA tahun saya nikahi! T_T

Jadi, beginilah yang terjadi....

DAY 2 Patong Phuket

Jadi, seharusnya hari ini kami sewa motor dan jalan keliling-keliling phuket dengan motor tersebut sesuai dengan itin yang sudah saya buat dengan manis dan keren, sampai ada petanya segala. Tapi pada kenyataannya, malam itu pukul 12 malam, suami resmi booking tiket untuk paket tur Phiphi Island seharga 1200 baht per-orang. Jadi total sudah habis 2400 baht dong! (Saat itu kami masih kaya, jadi saya belum panik dengan baht yang menipis). 

Badan masih pegal-pegal sisa kemarin, tapi setelah sholat shubuh, suami melarang aku tidur kembali, dan harus siap-siap untuk berangkat. Suami bahkan sampai tidak mandi, karena kan memang mau main air ya, jadi buat apa mandi? (Lelaki mah emang gitu kali ya?) Suami juga melarang saya mandi, hanya perlu cuci muka dan gosok gigi aja. Tapi saya ogah kalau nggak mandi, nanti cantiknya ga kelihatan, ketutupan iler sama mata bengkak. Yasudah, dengan nekad saya tetap mandi, alhasil saya dimarahin suami. Hahahaha....

Untuk sarapan, untung saja ada sisa nasi goreng semalam, jadi lumayan banget untuk ganjel perut pagi-pagi. Tapi jemputannya agak telat tuh, jam setengah 8 baru tiba di depan hotel. Begitu masuk minibus, sudah ada sekelompok peserta turis dari China. (mungkin ya, karena saya nggak nanya, ngelihat dari facenya aja). Dan ternyata masih harus menjemput yang lainnya. Sampai akhirnya minibus penuh dan tidak ada seat kosong. Kami pun berangkat menuju pelabuhan terdekat, Phuket Marina Bay. Selama perjalanan menuju dermaga, yang seharusnya saya pakai untuk melihat-melihat Phuket Town, malah saya pakai untuk tidur. Lumayan....

Dan akhirnya pukul 9 kami semua sudah berada di atas kapal, kapal pun berangkat. Berhubung paket tur yang kami ambil ini memakai Big Boat, jadi isi kapalnya kurang lebih ada lah 100 orang turis. Dan you know... turis melayunya hanya kami berdua, aku dan suami aja. Selebihnya adalah turis bule (tentu saja berbagai negara, ada jerman, irlandia, brasil, amerika, dll) dan China (nah, ini saya nggak tahu, entah dari Taiwan, Hongkong atau RRC). 

Susunan tempat duduknya ada dua baris, perbaris terdiri dari 4 deret kursi. Nah, aku dan suami duduk tepat bersebelahan dengan turis sepasang suami istri berumur kurang lebih 50 tahunan berasal dari Irlandia. Awalnya kami hanya senyum-senyum saja tanpa tegur sapa sama sekali. Namun akhirnya, suami bisa berbincang-bincang dengan sepasang suami istri itu, sedangkan saya hanya mendengarkan dan cengar-cengir sekali-sekali. (Iyaaa, saya gugup banget kalau harus ngobrol dengan bule beneran, tiba-tiba blank gitu. Nggak tahu musti ngomong apa. Kalau suami kan kadang-kadang suka ngobrol sama bule di pekerjaannya, walaupun bahasa Inggrisnya dia juga nggak bagus-bagus amat.)

Jadi di dalam tur ini, kami akan berkeliling ke tiga tempat, Kaya Island, Phiphi island, Monkey Beach. Untuk lebih jelasnya, saya kasih fotonya aja yak! Hehehehe....
Untuk ke Kaya Island, berhubung saya naik Big Boat, maka kapalnya tidak dapat merapat ke tepi pulau, oleh sebab itu, kami semua diangkut oleh semacam kapal nelayan, dan diantar sampai pulau. Kami diberi waktu sampai pukul 11, setelah itu akan dijemput kembali oleh kapal nelayan tersebut. 

Kaya Island
fokus sama wajah kami berdua aja ya, latarnya abaikan, kecuali air lautnya
Kaya Island
Kaya Island
Kursi di sini bayar lho, kalau ga salah 100 atau 200 baht gitu
Karangnya tajam-tajam
Aku terbaaaang 
melewati Phiphi Island di atas BigBoat
Phiphi Ley



Nah, foto di Kaya Island segitu aja dulu kali ya. Sebuah pulau kecil dengan batu karang dan pasir putih yang indah. Paling sight seeing-nya begitu aja sih, ga beda jauh kalau kita pergi ikut tur ke ujung kulon (Saya cuma pernah ke ujung kulon untuk snorkeling ^^, oh wakatobi juga pernah sih!)

Setelah itu, kita dijemput kembali dengan kapal kayu yang sama dan diantar sampai ke atas Big Boat. Di atas Big Boat ternyata sudah disediakan makan siang. Owaaaw... alhamdulillah udah laper banget! Tadi pagi cuma diganjel sisa nasi goreng tiga suap, itu juga bagi dua sama suami. Makanan yang disediakan semuanya halal food, asian food dan pasta. Yang pasti sesuai lidah orang Indonesia banget deh! Enak juga, nggak kurang bumbunya. Mantap lah!

Kapal pun berangkat menuju persinggahan kami berikutnya. Saya pikir akan ke phiphi Island, ternyata hanya lewat saja. Jadi Phiphi Island itu tepatnya Maya Bay adalah pulau yang dulunya pernah dipakai syuting filmnya pemenang Oscar Leonardo Dicaprio yang judulnya "The Beach". Mungkin berhubung karena Big Boat, jadi ga bisa menepi, soalnya saya lihat, kalau yang pakai Fast Boat, ada yang sampai masuk dan menepi. Ih, jadi iri!

Tapi akhirnya kami dibawa ke Monkey Beach, dan kami bisa snorkeling di sana. Semua peralatan snorkeling dipinjamkan, tapi tidak boleh hilang, kalau hilang disuruh ganti 500 baht. Iiishh, mahalnya! Sayangnya karena saya ikut nyebur di monkey beach, saya tidak bisa memasang fotonya di sini. Enak kok berenang di Monkey beach, ombaknya gede-gede. Bukan ombak sih, riaknya yah, tinggi-tinggi. Berhubung saya tidak terlalu mahir berenang, jadi rada parno walaupun sudah memakai life vest. Kalau bule-bule itu mah udah nyemplung dari kapan tauk and enak aja ngambang-ngambang gitu di atas aer. Hiks, iri! Oiya, tapi kalau untuk snorkeling, trumbu karangnya menurut saya pribadi, masih lebih bagus ujung kulon sih, apalagi sama Wakatobi, jauuuuh! Makanya saya menikmati berenangnya, bukan snorkelingnya. Hehehehe...!

Paling kami hanya dikasih berenang 15-30 menit deh! Setelah itu disuruh naik ke atas semua, karena akan pergi ke persinggahan berikutnya. Yaitu Phiphi Don, pulau Phiphi yang besar dan banyak penginapan di sana. Ini ada fotonya ^^ Masuk ke dalam pulaunya harus bayar, kalau ga salah 20 baht per orang. 

peta pulau

situasi di dalam salah satu gang

kayaknya ini hotel mahalnya

foto depan gerbang masuknya ke pulau


Selesailah sudah tur kita kali ini. Sekitar pukul 4 kurang, kami naik kembali ke atas kapal, karena kapal akan berlayar kembali ke Phuket Marina Bay. Tapi perjalanan pulang ini berlangsung dengan sangaaaat lama! Saya dari tidur nyenyak, sampai bangun kembali dan ngantuknya hilang, belum juga sampai ke tujuan. Jalan kapalnya lama banget. Jadi saran saya sih, kalau mau ambil tur phiphi Island, ambil yang fast boat aja deh, biar lebih cepat pulangnya. Alhasil, saya baru sampai di hotel kembali pukul 7 malam. Lapar, lengket, lelah, semuanya komplet! Sebenarnya ini lelah karena kelamaan duduk di dalam kapal sih!

Begitu sampai hotel, saya dan suami buru-buru mandi, karena masih ada jadwal lainnya, yaitu makan malam. Lapeeer! Sekalian keliling juga sih. Sekitar pukul 8 malam, akhirnya kami berdua sudah beredar di jalanan. Tujuan awal, cari makan malam. Kami pun berjalan menyusuri jalan raya yang ramai. Ada banyak pilihan makanan, tapi kami mencari yang murah. Dan akhirnya makan malam kami jatuh ke menu kebab, dengan harga 100 baht. Jauh lebih murah daripada makanan kami kemaren dooong! Tapi bisa dibilang, saya kurang suka kebabnya. Nggak ada yang bisa ngalahin kebab Indonesia deh! (Helloow, kebab emang aslinya dari maneee!) Restoran kebab ini digabung dengan restoran seafood Thailand dan letaknya tepat di seberang Jungceylon Mall. Tapi kami nggak mampir ke mall itu, kan tujuannya bukan mau ke emol.

Setelah perut kenyang, kami pun berjalan menyusuri jalanan lagi, untuk mencari tahu ada apakah gerangan di sepanjang jalan ini. Sampai akhirnya kami tiba di Bangla Street Walk. Yes! Apakah itu? Yaaa... itu deh, pusat semua hiburan di Patong ini kayaknya. Ladyboy bertebaran, suami aku aja sampe bengong, soalnya mirip cewek banget! Cantik, tinggi, langsing, mirip supermodel victoria secret gituh! Dan di setiap bar, pasti ada tiang-tiang gitu yang dikelilingin meja dan di atas meja itu sambil megangin tiang (untuk ga sambil nyanyi dan musik india tidak terdengar di sana), cewek-cewek dengan pakaian minim dan super seksi bergoyang untuk memancing para tamu. Itu juga kalau beneran cewek ya, aku nggak bisa ngebedain. Suami sampai nanya gini.

Suami : "Chayank, kalau cowok kan main ke sini emang kelihatan dong, banyak cewek-ceweknya. Nah, kalau yang cewek-cewek cantik, seksi lainnya yang turis, mereka ngapain ke sini?"

Dan jadilah aku dengan sotoynya menjawab.

Aku : "Tentu aja buat nyari cowok, dong, kan banyak cowok-cowok yang ke sini."
Suami pun hanya mengangguk, menyetujui. Dan kalau begitu, sebenarnya tujuan aku ngapain di siniiiiiiii...? Ngeliatin Ladyboy? Nggak! Nyari cowok bule ganteng? Nggak juga! Nemenin suami cuci mata??.... Hiks!
Bener kan? Ada model VS di situ



suami minta di foto bareng Ladyboy dari jauh aja (Nggak berani ngedeketin) :D



Patong Beach

Jadi kalau kita berjalan menelusuri Bangla Walking Street, akan muncul di jalan raya kembali yang bersebelahan dengan Patong Beach. Berhubung sudah malam, gelap gulita di tepi pantai, jadi kami berdua hanya numpang wefie di depan gerbang ini aja.

Setelah puas keliling, dan kaki kami sudah lumayan sakit, kami pun berjalan balik kembali, melewati Bangla Walking Street lagi, hehehehe, kemudian membeli Ice Cream gulung, seharga 100 baht. Itu lho yang bisa kita tonton di youtube. Jadi kayaknya sih ya, es krim ini dibuat di atas pan yang dibekukan oleh nitrogen. Es krim sendiri bahan-bahannya sederhana banget ya, sejauh yang saya lihat. Adonan cair warna putih susu, mirip susu krimer gitu kali ya, dicampur buah-buahan asli. Tinggal pilih mau buah apa. Daripada pusing-pusing, aku milih Strawberry-Mango aja, disiram cokelat. Nyam, enak! Dibawa pulang deh!

Tapi sebelum kita sampai ke hotel, kita malah mampir ke Jungceylon mall (yang tentu saja sudah tutup). Numpang ngaso dan foto doang. Sebenarnya kita mampir ke sini karena dari yang aku baca di salah satu blog, ada bus airport yang naiknya dari belakang mall ini. Tapi sampai kami berjalan ke belakang mall, nggak ketemu juga. Kalau orang sana ditanyain, malah bingung gada yang bisa jawab. Maksud kami nyari bus ini untuk pergi ke airport besok gitu lho.

Jungceylon mall numpang ngaso


Yasudahlah, karena sudah lelaaaah sangat, kami memutuskan untuk berjalan pulang kembali sambil nenteng es krim gulung dan menikmatinya di dalam kamar hotel. Hari ini... Super sekali!
Selamat beristirahat ^^!











Komentar

  1. Wkwkkw dilarang mandi habis subuh suruh cuci muka langsung haha. Biat langsung njebur itu. Pemandangannya g jauh beda kayak di Bali ya mbak wkwkkw. Tapi asli seru abis ikutan seneng lihatnya. Semoga next bisa ada destinasi ke negara lainnya ya yeayyy jgn lupa selfie lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... iya, suami emang gitu mbak. Super praktis. Padahal mah, mandi cantik masih keburu. Jemputannya juga telat datangnya. Sip-sip, makasih mbak febry sudah mampir ^^

      Hapus

Posting Komentar

Hallooo, senang banget kalian sudah mampir dan memberikan komentar di sini ^^

Popular

Bali Honeymoon Day1

Selain Cantik, Muslimah pun Butuh Sehat dan Fit

Under The Sky